Rabu, 30 Maret 2011

Kelompok dan Thema Character Building 12.2A.12


KELOMPOK 1
GAYA HIDUP DAN SEKS BEBAS DI KALANGAN PELAJAR-MAHASISWA”.

1. Eko arif riyanto - 12106879 (Ketua)
2. Yuliana - 12106482 (Wakil Ketua)
3. Adhitya ananta - 12106868 (Moderator)
4. Muhamad nasir n - 12103315
5. Fitrianingsih - 12106864
6. Stella christianti - 12104520
7. Sri mulyani - 12104518
8. Neneng rachmania - 12104517
9. Ajeng hapsari - 12106481
10. Rizkah amalia - 12103038
11. Muhammad deriyara - 12106872
12. Hermanto - 12107019
13. Maulana subhi - 12106871
14. Wahyu nugroho - 12107014  


KELOMPOK 2
KEKERASAN, PREMANISME DAN KRIMINALITAS YANG MEMBUDAYA DI INDONESIA.

1. Muhammad yusuf - 12107837 (Ketua)
2. Imam busyairi - 12103035 (Wakil Ketua)
3. Rahmawati - 12105852 (Moderator)
4. Yusup effendi - 12103233
5. Ari fauziah - 12105215
6. Halimah tusadiah - 12102476
7. Afri yani safitri - 12105134
8. Anisa - 12102495
9. Sifa fauziah - 12105135
10. Fitriani - 12106472
11. Meliyantina a - 12104510
12. Sumiati - 12104498
13. Roy dwi wahyuni - 12098563
14. M. Dimasrur - 12104501



KELOMPOK 3
PEMULUNG DAN ANAK JALANAN SERTA KEMISKINAN DI INDONESIA.

1. Okky aditya pradana - 12109043 (Ketua)
2. Gina ainiyah - 12108063 (Wakil Ketua)
3. Endah hartati - 12107761 (Moderator)
4. Melia susilawaty - 12103299
5. Mutiara ernada - 18100124
6. Erni setyawati - 12103289
7. Induniyarsih - 12103320
8. Arie kurniawan putra - 12109184
9. Dani damansah - 12108569
10. Agung Hardianto - 12108232
11. Nurfitriyani - 12102483
12. Muhammad Agust Saputro - 18100120
13. Novieta sari - 12103308
14. Yoni setia haryandi - 12107770


KELOMPOK 4
PEREDARAN JARINGAN NARKOBA DAN HIV AIDS DI INDONESIA.

1. Ares suhendar - 12102480 (Ketua)
2. Nurhadi - 12109180 (Wakil Ketua)
3. Andrian - 12103678 (Moderator)
4. Eko setiawan - 12105213
5. Ryan nugraha - 12105191
6. Choirun nasir - 12103319
7. Yanis nurhaqie - 12103322
8. Sahrizal rivai - 12108572
9. Imam kurniawan - 12103036
10. Muhammad azis - 12102499
11. Akhlan nuroudin - 12103311
12. Randy windratno - 12104504
13. Iman afriono - 12104515
14. Angga f - 12102479
15. Irmansyah - 12102479


KELOMPOK 5
FENOMENA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN WARIA DI INDONESIA.

1. Lukman hakim - 12103301 (Ketua)
2. Ridwan darmawan - 12102472 (Wakil Ketua)
3. Alek noperi - 12103021
4. Dewi purnama sari - 12108561
5. Yunita sari - 18100114
6. Ria octavia n - 12108562 (Moderator)
7. Indri risky - 12109045
8. Oki sidik zaelani - 12102500
9. Muhammad reza - 12103280
10. Ibnu fauzi - 12103321
11. M. Ilham a - 18100123
12. Sopyan ramdani - 12102471
13. Zainul arifin - 12103281
14. Ady irawan - 12102695
15. Seno aji K.D - 12105214


KELOMPOK 6
CARUT-MARUT SISTEM PENDIDIKAN, DOKTRINASI TERHADAP POLA PIKIR KREATIFITAS ANAK”.

1. Wisnu kurniawan - 12108593 (Ketua)
2. Vicky wahyu riyadi - 12104192 (Wakil Ketua)
3. Dear mega mariani - 12106475 (Moderator)
4. Robby firliyana - 12105829
5. Ramdan wijaya kusuma - 12105828
6. Agung ardiyatmoko - 12105731
7. Ida nur lailatus sa'adah - 12107020
8. Poppy alamanda - 12107024
9. Raesah agustina harahap - 12106878
10. Dwi nurhanto - 12107023
11. Taufik kurnia - 12107764
12. Rivai - 12103304
13. Ryan septian - 12108681
14. Hariyanto - 12107756
15. Aviliyan veby antomi - 12103295


KELOMPOK 7
PRIMORDIALISME, PRAGMATISME DAN BUDAYA KORUPTIF DI MASYARAKAT INDONESIA”.

1. Riski nur handayani - 12105241 (Ketua)
2. Indrawan tri setiaji - 12105202 (Wakil Ketua)
3. Lili ahmad ramli - 12105189 (Moderator)
4. Hendrawan - 12103297
5. Ahmad Aziz - 12105196
6. Sigit dwi anggoro - 12104496
7. Aris sudarsono - 12105197
8. Siti hairunnisa - 12105190
9. Septanti Kartikaningtias - 12105830
10. Nur dian rahmatina - 12105831
11. Sri kartini - 18100106
12. Novita handayani - 12103030
13. Resti husnul khatimah - 12105823
14. Silvia ariani - 12102478

Selasa, 29 Maret 2011

Materi Tambahan Character Building


Adversity Quotient”
Materi Tambahan Character Building - DGE

Adversity Quotient, merupakan suatu penilaian yang mengukur bagaimana respon seseorang dalam menghadapi masalah untuk dapat diberdayakan menjadi peluang. Adversity quotient dapat menjadi indikator seberapa kuatkah seseorang dapat terus bertahan dalam suatu pergumulan, sampai pada akhirnya orang tersebut dapat keluar sebagai pemenang, mundur di tengah jalan atau bahkan tidak mau menerima tantangan sedikit pun. Adversity Quotient dapat juga melihat mental Taftness yang dimiliki oleh seseorang.

Dalam Adversity Quotient, kelompok atau tipe orang/individu dapat dibagi menjadi tiga bagian, dimana hal ini melihat sikap dari individu tersebut dalam menghadapi setiap masalah dan tantangan hidupnya. Kelompok/tipe individu tersebut, antara lain adalah: Quiters merupakan kelompok orang yang kurang memiliki kemauan untuk menerima tantangan dalam hidupnya. Hal ini secara tidak langsung juga menutup segala peluang dan kesempatan yang datang menghampirinya, karena peluang dan kesempatan tersebut banyak yang dibungkus dengan masalah dan tantangan. Tipe quiter cenderung untuk menolak adanya tantangan serta masalah yang membungkus peluang tersebut. Campers merupakan kelompok orang yang sudah memiliki kemauan untuk berusaha menghadapi masalah dan tantangan yang ada, namun mereka melihat bahwa perjalanannya sudah cukup sampai disini.

Berbeda dengan kelompok sebelumnya (quiter), kelompok ini sudah pernah minimal, berjuang menghadapi berbagai masalah yang ada dalam suatu pergumulan/bidang tertentu, namun karena adanya tantangan dan masalah yang terus menerjang, mereka memilih untuk berhenti di tengah jalan dan berkemah. Climbers merupakan kelompok orang yang memilih untuk terus bertahan untuk berjuang menghadapi berbagai macam hal yang akan terus menerjang, baik itu dapat berupa masalah, tantangan, hambatan, serta hal-hal lain yang terus dapat setiap harinya. Kelompok ini memilih untuk terus berjuang tanpa mempedulikan latar belakang serta kemampuan yang mereka miliki, mereka terus mendaki dan mendaki.

Adversity Quotient memiliki 4 dimensi yang masing-masing merupakan bagian dari sikap seseorang menghadapi masalah. Dimensi-dimensi tersebut antara lain adalah sebagai berikut: 1. C = Control menjelaskan mengenai bagaimana seseorang memiliki kendali dalam suatu masalah yang muncul. Apakah seseorang memandang bahwa dirinya tak berdaya dengan adanya masalah tersebut, atau ia dapat memengang kendali dari akibat masalah tersebut. 2. Or = Origin menjelaskan mengenai bagaimana seseorang memandang sumber masalah yang ada. Apakah ia cenderung memandang masalah yang terjadi bersumber dari dirinya seorang atau ada faktor-faktor lain diluar dirinya Ow = Ownership menjelaskan tentang bagaimana seseorang mengakui akibat dari masalah yang timbul. Apakah ia cenderung tak peduli dan lepas tanggung jawab, atau mau mengakui dan mencari solusi untuk masalah tersebut. 3. R = Reach menjelaskan tentang bagaimana suatu masalah yang muncul dapat mempengaruhi segi-segi hidup yang lain dari orang tersebut. Apakah ia cenderung memandang masalah tersebut meluas atau hanya terbatas pada masalah tersebut saja. 4. E = Endurance menjelaskan tentang bagaimana seseorang memandang jangka waktu berlangsungnya masalah yang muncul. Apakah ia cenderung untuk memandang masalah tersebut terjadi secara permanen dan berkelanjutan atau hanya dalam waktu yang singkat saja.

Rabu, 23 Maret 2011

Character Building - KBK


TEMA UTAMA MAKALAH “CHARACTER BUILDING”
TENTANG FENOMENA SOSIAL DI MASYARAKAT


1.   KEKERASAN, PREMANISME & KRIMINALITAS YANG MEMBUDAYA DI INDONESIA.
2.   PEREDARAN JARINGAN NARKOBA DAN HIV AIDS DI INDONESIA.
3.   GAYA HIDUP DAN SEKS BEBAS DI KALANGAN PELAJAR-MAHASISWA.
4.   FENOMENA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN WARIA DI INDONESIA.
5.   PEMULUNG DAN ANAK JALANAN SERTA KEMISKINAN DI INDONESIA.
6.      CARUT-MARUT SISTEM PENDIDIKAN, DOKTRINASI TERHADAP POLA PIKIR KREATIFITAS ANAK.


TEMA ALTERNATIF MAKALAH “CHARACTER BUILDING”

1.    KEHIDUPAN, GAYA HIDUP HEDONISME ORANG MUDA DI INDONESIA.
2.    PENYIMPANGAN SEKSUAL “GAY DAN LESBI” DI MASYARAKAT.
3.    FENOMENA BUNUH DIRI DAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK DIBAWAH UMUR.
4.    PRIMORDIALISME, PRAGMATISME DAN BUDAYA KORUPTIF DI MASYARAKAT.

Sabtu, 12 Februari 2011

Mahasiswa Bimbingan Terdaftar Sidang Periode III

Kode Dosen
:
DGE
Nama Dosen
:
Dirgahayu Erri

Top of Form
No
NIM 
NAMA
PEMBIMBING
HARI
JAM
KAMPUS
RUANG 
1  
22070818 
NURCAHYA IRIANINGTYAS 
DGE
10 Februari 2011 
09:00-10:15 
Warung Jati  
201-A6 


No.
NIM
NAMA
OUTLINE
JUDUL TA
1
22070818
NURCAHYA IRIANINGTYAS
Riset
Analisis Prosedur Pelayanan Jasa Transportasi Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Setasiun Perum Damri Jakarta
Bottom of Form
[ Waktu Cetak Tanggal 04/02/2011 Jam 18:56:01 ]
Pencetakan telah menggunakan login dengan security key : d7f266ad2b9b367e027a94157fd1962a
Bottom of Form

Jumat, 14 Januari 2011

Serial Motivasi

5 Prinsip Hidup Dalam Sebuah Pensil


Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat. "Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentangku?" Mendengar pertanyaan  si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya. "Sebenarnya  nenek  sedang  menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting  dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.

"Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar sinenek lagi. Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali  kepada si  nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. "Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya."  Ujar si cucu. Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini."

"Pensil ini mempunyai  5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang  prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini." Si nenek kemudian menjelaskan 5  kualitas dari sebuah pensil. 

"Kualitas  pertama, pensil mengingatkan kamu kalo  kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini.  Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan  pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup  ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya"

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali  harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek.  Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut  selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan,  karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil  selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk  memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu  kita untuk tetap berada pada jalan yang benar". 

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari  sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam  sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di  dalam dirimu". 

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan  tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu  perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah  hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".

Sumber: http://www.rileks.com/community/artikelmu/blogger/26143-blogger.html